Robot Lolo

Kebun Bidara

Bismillah

Versi 3d (by Gemini)

Asal-Usul Karakter Lolo
Nama "Lolo" sebenarnya diambil dari nama kucing peliharaan kami, yang kemudian kami jadikan karakter dalam beberapa cerita fiksi.

Proses Desain dan Evolusi Robot
Seiring berjalannya waktu, Lolo memiliki sebuah robot dari mainan bongkar pasang sederhana yang terus berevolusi. Awalnya robot tersebut hanya bisa berubah menjadi mobil (meskipun bentuknya tidak mirip).
Namun, konsepnya terus diganti hingga akhirnya dikembangkan menjadi Triple Changer yang bisa berubah menjadi tiga mode: robot, mobil, dan binatang. Sebelum dibuat secara fisik, kami sempat mendesainnya menggunakan software 3D Blender, yang tentu saja diwarnai dengan berbagai proses revisi di sana-sini.

Generasi Pertama (G1): Di awal pembuatannya, robot ini hanya berupa rangka kosongan sederhana yang dirakit dari komponen mainan bongkar pasang (dua mode).
Robot Lolo generasi pertama

Generasi Kedua (G2): Mulai naik tingkat menjadi robot Triple Changer. Konsepnya masih kaku karena bentuk robot dan kendaraannya dipaksa mengalah mengikuti patokan dasar dari wujud hewannya.
Generasi Ketiga (G3): Di generasi terbaru ini, konsepnya dirombak total menggunakan basis kendaraan asli di dunia nyata. Setelah melalui berbagai pertimbangan (lihat versi lainnya), kini resmi ditetapkan dan dikunci menggunakan basis SUV futuristik nan kekar, Isuzu VehiCROSS, yang bisa berubah menjadi robot tangguh dan mode hewan Kodok Darah.

Pembuatan Fisik dari Kardus
Lama-kelamaan, terbersit ide untuk mewujudkan robot tersebut ke dunia nyata memanfaatkan kardus-kardus bekas yang ada. Kami memulai prosesnya dengan membuat sketsa terlebih dahulu, baru kemudian mengeksekusinya menggunakan bahan kardus. Proses pembuatan fisik robot Lolo ini memakan waktu kurang lebih selama 5 hari (tetap diselingi sholat dan istirahat, jadi tidak seharian penuh, walaupun terkadang begadang sedikit).
Sketsa robot Lolo

Proses Pengecatan
Setelah selesai dirakit, robot ini awalnya dibiarkan polos tanpa warna (warna kardus asli). Karena kami berencana membuat robot-robot lainnya, jadi proses pewarnaan sengaja ditunda agar bisa dilakukan sekaligus. Untuk catnya, kami meracik sendiri menggunakan bahan alami dari tepung tapioka, pewarna makanan, dan sedikit air. Meskipun proses pembuatannya tidak mudah, Alhamdulillah semua pengecatan bisa selesai dengan baik.
Sebelum dicat

Mekanisme Tiga Mode (Triple Changer)

Mode Mobil: Awalnya didesain mengikuti bentuk Isuzu VehiCROSS, namun hasil jadinya justru terlihat seperti Daihatsu Zebra Espass versi modifikasi roda besar.

Mode mobil 


Mode Binatang: Robot ini bisa bertransformasi menjadi seekor kodok darah.
Mode Kodok Darah

Konsep dasarnya didesain untuk mewakili salah satu dari 5 hewan vertebrata yang dilindungi di Indonesia berdasarkan 5 pulau besar.
Lolo mendapatkan amphibia di pulau Jawa dengan wujud kodok darah endemik dari Jawa Barat.
Robot ini adalah robot pertama kami, dan insyaAllah akan ada robot berikutnya.


Alhamdulillahi Rabbil 'Alamin

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)