Robot Maccano

Kebun Bidara

Bismillah 

Versi 3d (AI by Gemini)

Kisah Maccano

Pada Hari Raya Idul Adha 1447H, saat para robot kardus sedang sibuk menyembelih hewan kurban (hewan kurbannya mainan ya, jangan dibayangkan beneran 😅), tiba-tiba ada seekor macan kelaparan datang mau merebut daging kurban. Namun ada Rikaaz yang baik hati, langsung menyedekahkan bagian kepala dan kaki kerbau kurbannya. Si macan pun merasa senang sekali dan akhirnya menjadi hewan peliharaan Rikaaz.

Namun lama-kelamaan, si macan ini mulai merasa iri. Dia melihat Bawwak yang padahal sama-sama mainan biasa, bisa berubah menjadi robot yang keren. Sedangkan si macan ini kan mainan buatan pabrik yang kaku, jadi dia ingin sekali bisa bertransformasi juga seperti yang lainnya.


Akhirnya pada hari Rabu tanggal 3 Juni, eksekusi pun dimulai: kepalanya langsung dipenggal! 😵 Tapi karena bertepatan dengan masa ujian sekolah, proyek ini sempat tertunda. Baru pada hari Jumat bagian badannya dipotong-potong, dan di situ sempat muncul kebingungan besar memikirkan bagaimana skema transformasinya 🤔.

Setelah diskusi intens sama Gemini dan mencari inspirasi di Mbah Google sampai menemukan robot *tuuuuut*(jangan disebut!), diputuskanlah untuk memakai bahan plastik bekas supaya lebih kokoh. Hari Sabtu dan Ahad dihabiskan untuk merancang sketsa, memotong sisa badan, dan eksperimen membuat ball joint serta engselnya.


Sketsa Maccano 

Proyek ini dicicil terus dari hari Senin sampai Kamis. Jadwalnya bener-bener padat: pagi setelah Dhuha digas, siang setelah sholat zhuhur dilanjut, dan malamnya begadang dari setelah Isya sampai jam 12 malam 🥱 😅. Yang membuat prosesnya lama itu sebenarnya bukan waktu memotongnya, tapi mikir keras saat membuat sendi-sendinya secara manual menggunakan tangan sendiri!

Pas malam Jumat di hari kesepuluh, proyek akhirnya selesai! Jam sudah menunjukkan pukul 12 malam lewat 😱, tetapi si macan sekarang sudah resmi bisa berubah total menjadi robot tempur yang gagah sekali.
 Lahirlah: Maccano



Versi 2D (medibang)

Realitanya😅

Before

After

Alhamdulillahi Rabbil 'Alamin

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)